Showing posts with label Caleg DPRD Jabar Dapil Karawang & Purwakarta. Show all posts
Showing posts with label Caleg DPRD Jabar Dapil Karawang & Purwakarta. Show all posts

Tuesday, January 29, 2019

Jokotri, Pendidikan, dan Islam


Dalam sebuah acara bersama guru-guru, Dr. H. Joko Trio Suroso, Drs, SH, MH, MM, MBA atau yang biasa dipanggil Jokotri bercerita tentang pengalamannya di negeri kincir angin Belanda.

Jokotri menyampaikan seorang temannya  yang orang Belanda, mengatakan dahulu saat kecil ia dan orang-orang di keluarganya setiap pagi dan sore diharuskan baca Bible (alkitab). Jika tidak baca maka orangtuanya akan memarahinya, sehingga kitab suci itu dibaca saja. Kemudian saat dewasa dan seiring dengan kesibukan kerja, orang Belanda itu mengatakan orang-orang seusianya sudah meninggalkan baca Bible dan jarang ke Gereja.

Thursday, January 24, 2019

Ayo Berdzikir Supaya Kamu Bahagia

"Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya” (QS Al-Ahzab: 41).

Saya selalu berusaha bawa tasbih ke mana-mana supaya diingatkan setiap ada kesempatan berdzikir. Walau kadang agak malu takut dibilang gaya saja. Tapi sangat membantu dengan pegang tasbih otomatis selalu ingin berdzikir.

Wednesday, January 23, 2019

Kaum Difabel Harus Diperhatikan Hak-haknya

Pak Syarif tinggal di Rancaekek atau sekira 25 km dari rumah saya. Tapi beliau rutin datang ke rumah saya seminggu atau dua minggu sekali.

Beliau naik kereta sampai Stasiun Kiara Condong, Bandung. Kemudian berjalan kaki ke rumah saya yang berjarak 2km-an dari stasiun.

Tuesday, January 22, 2019

Jokotri akan Bantu Masyarakat Muara Baru Karawang untuk Pengembangan Produk

Desa Muara Baru, Karawang, dikenal sebagai penghasil terasi berkualitas, tambak ikan bandeng, dan garam. Alhamdulillah saya berkesempatan untuk bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat di sana.

Monday, January 21, 2019

Penjelasan Jokotri tentang Fokus Nge-Bahagia-in Kamu!

Ada yang bertanya, "apa maksudnya fokus : Nge-bahagia-in kamu!”

Jawaban sederhananya, misi saya dalam perjuangan sekarang adalah ingin melanjutkan misi Nabi Muhammad SAW sebagaimana diwahyukan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an surah Al-Araf (7) ayat 157:

“....Dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka.”

Saturday, December 8, 2018

Jokotri Rela Dorong Gerobak Sambil Hujan-hujanan

Seorang ibu rumah tangga, Ida (24) warga Cimaung, Kelurahan Cisereuh, tampak sumringah sekaligus terkejut saat mendapati pria yang bernama lengkap Dr. H. Joko Trio Suroso itu basah kuyup usai mendorong gerobak hingga ke depan pintu rumahnya.

Ida barangkali merupakan satu dari sekian banyak ibu rumah tangga yang berkeinginan kuat untuk menjalankan sebuah usaha. Namun minimnya akses permodalan dan kurangnya keterampilan selalu menjadi kendala yang memaksanya untuk mengubur keinginan tersebut dalam-dalam.

Jokotri: Sate Maranggi harus Mendunia

Dalam kegiatannya di Purwakarta, Calon Legislatif Provinsi Jawa Barat Dr. H. Joko Trio Suroso, Drs, SH, MH, MM, MBA, berksempatan menyantap kuliner khas Sate Maranggi. Pria yang akrab disapa Jokotri ini menilai Sate Maranggi Purwakarta merupakan kuliner paling enak sedunia.

Tuesday, November 27, 2018

Jokotri: Saya Bangga jadi orang Indonesia

Hampir satu pekan saya ke Papua. Mendampingi tamu dari Belanda yang investasi bidang perairan.

Setiba di sana, saya dan tamu diajak makan siang di Sorong. Saya ditawari makan ikan bakar. Rasanya nikmat luar biasa. Sampai teman-teman saya yang bule bilang, "Delicious Bu."

Bule saja memuji dan mengakui kalau makanan Indonesia itu enak-enak. Saya bangga jadi orang Indonesia dan semakin mencintai kekayaan kuliner dalam negeri.

Monday, November 26, 2018

Jokotri: Selamat Hari Guru

Selamat hari Guru untuk para guru, pengajar, dan orang-orang yang pernah mengajarkan ilmu atau yang menjadikan kita mengetahui dari yang asalnya tidak tahu menjadi tahu. Ilmu yang kalian berikan tidak luntur dan masih bersemayam dalam memori. Sejak sekolah dasar sampai pendidikan doktor, banyak guru (dosen) yang berperan membimbing saya.
Berbagai ilmu yang didapatkan itu semata-mata untuk menjadi petunjuk, pedoman, dan mengarahkan diri kita agar bergerak menyusuri jalan kehidupan. Seperti lentera yang bercahaya di tengah malam, yang dibawa saat kita berjalan. Seperti bulan di malam hari menerangi bumi, sehingga saat berjalan tidak gelap dan dapat menikmati suasana malam. Ini sebuah anugerah dari Allah Ta’ala yang mesti kita syukuri. 

Wednesday, November 21, 2018

Jokotri: Bersikap Positif atas Persoalan di Indonesia

AKHIR-AKHIR ini di negeri Indonesia mengalami dinamika masalah yang beruntun. Mulai dari kasus hoax yang penciptanya bangga, bencana gempa di Sulawesi dan Lombok, pesawat terbang jatuh, isu penculikan anak, ukuran tempe, bendera, demo guru honorer, koruptor yang terus bertambah, dan lainnya. Menariknya dinamika ini saling berganti dan seakan-akan telah ada skenario.

Saturday, October 6, 2018

Joko Trio Suroso: Gempa dalam Al-Quran

Gempa dalam Al-Quran disebut empat kali dengan kata "arrajfatu" dalam Ankabut (29) ayat 37 dan Araf (7) ayat 155, 91, dan 78. Yakni guncangan bumi yang berakibat kematian manusia. Bisa dipahami dari ayat tersebut gempa terkait dengan dosa yang diperbuat kaum Nabi Syu'aib as dan Nabi Musa as.

Monday, October 1, 2018

Joko Trio Suroso: Selamat Hari Batik

Selamat hari batik. UNESCO telah menetapkan vatik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan non bendawi sejak 2 Oktober 2009" ucap Jokotri (Dr Joko Trio Suroso, Drs, SH, MH, MM, MBA), seorang Caleg DPRD Jabar Dapil X Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta.

Saturday, September 15, 2018

Inilah Alasan Jokotri Menjadi Caleg DPRD Jabar Dapil Karawang dan Purwakarta

Assalamu'alaykum wa Rahmatullahi wa Barakatuh.

Sampurasun... 

Perkenalkan saya Dr. H. Joko Trio Suroso, Drs, SH, MH, MM, MBA. Saya kelahiran Bandung tahun 1968. Biasa disapa Pak Jokotri atau Pak Joko.

Saya sudah berkeluarga dan menempuh pendidikan S1 bidang ilmu komunikasi di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung dan menyelesaikan pendidikan S1, S2, S3 di bidang hukum di perguruan tinggi yang sama (UNPAD). Juga menempuh pendidikan Magister Manajemen dan Bisnis di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Wednesday, September 12, 2018

Tahun Baru Hijriah sebagai Identitas Budaya Islam Indonesia

Menurut para ahli sejarah bahwa penentuan 1 Hijriah sebagai tahun baru umat Islam dilakukan enam tahun setelah Nabi Muhammad saw wafat atau ketika Umar bin Khaththab ra menjadi khalifah yang memerintah di Madinah. Sedangkan penamaan hijriah diambil dari momentum keberangkatan Rasulullah saw dari Makkah menuju Madinah sebagai tempat mukim baru. Selanjutnya ditetapkan Muharam sebagai penanggalan bulan pertama untuk tahun hijriah.