Friday, November 16, 2018

Bung Karno: Mari Bangun Negara yang Berkhidmat kepada Tuhan

“Maka oleh karena itulah saudara-saudara, dengan kepercayaan yang demikian ini, maka aku percaya bahwa tidak ada sesuatu hal terjadi di dunia ini tanpa sepengetahuan dari pada Tuhan. Aku tidak mau terima bahwa Tuhan itu, oooo disana duduk diatas, melihat kebawah.

Saudara-saudara. Saya ulangi, jikalau Tuhan hanya duduk-duduk disana saja, Tuhan adalah terbatas. Padahal Tuhan adalah without end, limitless, without any limit, tapi bersatu, kataku, tidak bisa dipecah-pecahkan saudara, bersatu.

Maka oleh karena itu saudara-saudara. Tuhan itu saudara-saudara, juga memberi daya kepada segala perbuatan kita. Oleh karena Dia is everywhere, anywhere, and everywhere, dimana-mana. Mungkin saya punya ketauhidan itu, lain dari pada orang lain. Tapi baiklah saya buka saya punya hati sekarang ini kepada seluruh umat Islam di Indonesia ini. Demikianlah ketauhidanku. Benar apa tidak. Wallahu a’lam, benar apa tidak, saya serahkan kepada Allah SWT. Tuhan seru sekalian alam. Allah Yang Esa. Yang Satu”.  (Kumpulan Tulisan Terpilih Bung Karno, Api Perjuangan Rakyat [Pengantar: Megawati Soekarnoputri], LKEP & Kekal Indonesia, 2001).

Thursday, November 15, 2018

Di Karawang, Jokotri mengembangkan usaha pedagang bakso

Caleg Dapil Jabar VII Partai Demokrasi Indonesia (PDI ) Perjuangan Dr. Joko Trio Suroso, Drs, SH, MH, MM, MBA merupakan seorang Muslim kelahiran Bandung, tahun 1968. Biasa disapa Pak Jokotri. Kepeduliannya terhadap kesejateraan masyarakat meluncurkan program membantu pelaku usaha kecil dengan mengembangan usaha pedagang bakso yang berjualan di sekitar Stadion Singaperbangsa.  Pelaku usaha kecil mendapatkan bantuan gerobak serta modal usaha untuk berdagang serta pembinaan usaha.

Monday, November 12, 2018

Ketika Caleg PDIP Menginterupsi Pidato Jokowi untuk Selfie

Sepanjang acara, hati dan pikiran pemilik kedai Koffie Tijd itu terus tergelitik untuk bisa berselfie ria dengan Jokowi. Dia sempat meminta tolong ke elit pengurus PDIP tingkat Jawa Barat dan seorang anggota Paspampres agar bisa diberi ruang untuk dekat dengan Jokowi, tapi semua menggeleng.

Saturday, November 10, 2018

Kisah Duka dari Rawagede

KAPTEN Lukas Kustarjo alias “Begundal Karawang” kepalanya dihargai 10 ribu gulden oleh  Belanda. Kustarjo dan pasukannya yang dicari-cari Belanda itu menjadikan Desa Rawagede (sekarang Desa Balongsari Kecamatan Rawamerta) sebagai basis gerilya. Seperti gaya hit and run, dari desa itu dia menyusup ke kota Karawang di malam hari untuk melakukan penyergapan pasukan Belanda dan langsung menghilang usai menjalankan aksinya. Entah berapa banyak pos Belanda yang diserang olehnya, yang pasti membuat Belanda geram dan bernafsu menangkapnya: hidup atau mati.

Tuesday, November 6, 2018

Jokotri: Semoga Pariwisata Purwakarta Terus Berkembang


Calon Legislatif Provinsi Jawa Barat, Joko Trio Suroso memuji kemajuan Purwakarta di sektor pariwisata.
Menurut Jokotri, sapaan Joko Trio Suroso, dalam dua tahun ini, pariwisata Purwakarta mengalami lompatan besar dengcaan menempati peringkat ketiga terbaik di Jawa Barat.